Komponen Rem Cakram

Diubah pada Sun, 09 Oct 2022 pada 10:23 PM

    Rem cakram terdiri dari beberapa komponen yang masing-masing memiliki tugas dan fungsinya tersendiri yang memungkinkan sistem rem ini dapat bekerja dengan baik untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan.


Berikut ini beberapa komponen yang terdapat pada sistem rem cakram atau disk brake:


1. Disk Brake

    Disk brake adalah komponen yang pada sistem rem cakram yang langsung terhubung dengan poros as roda yang berputar mengikuti putaran roda, berfungsi sebagai media yang akan dijepit atau ditekan oleh kampas rem, sehingga munculah proses pengereman pada mobil. Bahan yang biasanya dipakai dalam piringan cakram yaitu besi cor.

2. Caliper / Kaliper rem

    Kaliper rem adalah komponen yang berfungsi sebagai rumah terdapatnya sistem hidrolik rem yaitu piston rem yang bekerja menggerakkan piston rem berdasarkan prinsip tekanan yang kemudian mendorong kanvas rem untuk menekan/ menjepit disk brake.


3. Kanvas Rem / Brake Pad

    Kanvas rem / brake pad adalah komponen pada sistem rem cakram yang berfungsi untuk menekan atau menjepit disk brake agar dapat mengurangi laju atau menghentikan kendaraan. kanvas rem ini pada umumnya terbuat dari keramik, asbes, siter dan semi metal.

 

4. Selang Hidrolik

    Selang hidrolik merupakan salah satu komponen inti yang ada dalam rem cakram, karena selang hidrolik akan melakukan distribusi minyak rem ke berbagai caliper rem dengan tekanan hidrolik yang berlangsung.


5. Bracket Caliper

    Bracket caliper merupakan tempat diletakkannya caliper rem agar tetap pada tempatnya dan tidak berubah posisi ketika direm ataupun terkena guncangan, bracket caliper ini menempel pada bagian suspensi yaitu knuckle arm.


6. Master Rem / Master Silinder

    Master rem atau master silinder merupakan komponen pada sistem rem yang berfungsi untuk mengubah gerakan mekanis dari pedal rem menjadi tekanan hidrolik. Cara kerja master rem ini adalah ketika pedal rem menekan tabung silinder yang berada dibelakang pedal rem, tabung tersebut berisi minyak rem yang akibat dari tekanan dari pedal remtersebut mengahasilkan tekanan fluida / hidrolik untuk kemudian tekanan ini diteruskan oleh booster rem unntuk membagi tekanan ke rem bagian depanmaupun belakang.


7. Booster Rem

    Booster rem adalah komponen pada rem cakram yang memiliki fungsi utama untuk meringankan beban pengereman pada pedal rem. Booster rem bekerja dengan bantuan kevacuman udara dari intake manifold mesin, sehingga ketika pedal rem di injak maka gaya dorong fluida di booster rem akan di bantu oleh kevakuman udara yang ditarik oleh selang vacum ke intake manifold.

   

8. Seal Rem

    Seal rem merupakan komponen berbentuk karet yang menempel diantara piston rem dan juga kaliper rem. Fungsi dari seal rem ini adalah untuk menahan cairan minyak rem agar tidak keluar dari celah antara piston dan kaliper rem, selain itu seal rem juga berfungsi untuk menutup celah antara piston dan caliper agar tidak terkontaminasi oleh air dan debu yang dapat menyebabkan karat pada sistem rem.


9. Piston Rem

    Piston rem merupakan komponen berbentuk tabung pada bagian kaliper rem yang berfungsi untuk meneruskan daya tekan dari caliper rem ke kanvas rem agar dapat menjepit disk brake agar mampu mengurangi kecepatan ataupun menghentikan laju dari kendaraan.


10. Reservoir Tank

    Reservoir tank merupakan tabung tempat penampungan minyak rem pada sistem rem agar aliran dan jumlah minyak rem pada sistem rem cakram dapat stabil dan tidak terkontaminasi oleh debu dan air, tabung reservoir ini juga berfungsi sebagai alat ukur jumlah atau kapasitas minyak rem.

Apakah artikel ini membantu?

Bagus!

Terima kasih atas umpan balik Anda

Maaf! Kami tidak dapat membantu

Terima kasih atas umpan balik Anda

Beri tahu apa yang harus kami perbaiki dari artikel ini!

Pilih setidaknya salah satu alasannya

Umpan balik terkirim

Kami menghargai upaya Anda dan akan mencoba memperbaiki artikel tersebut